CATEGORY
Senin, 04 Januari 2010
Handphone Terbukti Bukan Penyebab Kanker Otak!
Otak Manusia Buatan!
Sabtu, 07 November 2009
SPEAKER HARDISK
Kamis, 05 November 2009
Scuba, Mobil Pertama yang Dapat Menyelam
Mobil ini digerakkan oleh motor listrik dan bisa menyelam hingga kedalaman 10 meter. Membuat mobil bergerak di dalam air bukan lagi impian. CEO Rinspeed, Frank Rinderknecht, pada Maret lalu memamerkan prototipe mobil pertama di dunia yang dapat berenang dan menyelam hingga kedalaman 10 meter. Bertempat di pameran motor Jenewa ini, Rinderknecht menunjukkan dalam sebuah video bagaimana mobil ini digerakkan oleh motor listrik dan bisa menyelam hingga kedalaman 10 meter. Membuat mobil bergerak di dalam air bukan lagi impian. CEO Rinspeed, Frank Rinderknecht, pada Maret lalu memamerkan prototipe mobil pertama di dunia yang dapat berenang dan menyelam hingga kedalaman 10 meter.
Bertempat di pameran motor Jenewa ini, Rinderknecht menunjukkan dalam sebuah video bagaimana mobil rancangan perusahaannya ini bisa tetap berjalan mulus tanpa masalah. Terlihat mobil menyelam dan kemudian muncul lagi ke permukaan untuk melaju ke jalan bebas. Pengoperasian mobil pun terbilang mudah, karena untuk fungsi menyelam dan tidak ini hanya butuh satu buah tombol.
Mobil buatan Rinspeed dari Swiss ini diklaim adalah yang pertama meski sebelumnya sudah banyak mobil-mobil dengan rancangan sejenis yang juga bisa melaju di air. sQuba, demikian nama mobil tersebut, kelebihannya adalah pada penggunaan teknologi modern dan mobil sudah dapat menyelam berikut dengan penumpangnya di kedalaman.
Pada mobil-mobil sebelumnya yang juga masuk jenis amphibi car, seperti CLIMBER atau ALPHA, Citroen DS yang dibuat tahun 1960, maupun Chrysler Labarron yang dibuat pada era 70-an, masih menjadi mobil baru belum memiliki kelebihan seperti apa yang ditawarkan oleh sQuba. Kelebihan ini yakni, mampu menyelam, hemat bahan bakar, dan lebih ringan karena meski sebagian kerangkanya terbuat dari baja namun sebagian besar komponennya dibuat dari bahan serat karbon.
sQuba juga menjadi mobil pertama penyelam dari golongan sedan. Desain berkerangka pintu terbuka, menggunakan motor listrik, dua propeler dan dua mesin jet pengatur gerakan, sehingga memungkinkan mobil ini bisa menempuh perjalanan jauh. Mobil ini diklaim juga lebih unggul karena didesain tidak menghasilkan emisi baik ketika berjalan di darat maupun di laut. Pasalnya energi mobil ini disuplai dari jenis baterai lithium-ion.
Melihat film ini, Rinspeed terkagum-kagum dan kemudian memimpikannya. Tapi diakui, dari desain sangat berbeda. Kendaraan James Bond yang asli bentuknya adalah sedan tertutup dengan sayap di bagian kanan dan kiri, sementara rancangan Rinspeed tidak.
Di sQuba, pengendara kendaraan ini harus ikut menyelam bersama dengan mobil dan ikut merasakan dinginnya air. Untuk pernafasan di kabin kendaraan telah disediakan alat perangkat alat selam dan pengatur oksigen yang dikeluarkan dari kabin secara otomatis. Udara ini selalu dijamin segar dengan catatan tidak terjadi kebocoran.
Konsep sQuba yang mampu menyelam hingga 10 meter ini menjadikannya sebagai calon kendaraan bakal militer. Cukup mengendarainya dengan bebas, siapa pun dapat menggunakan mobil ini baik untuk menyelundup maupun mengintai. Mobil juga ditawarkan unggul karena bisa melakukan manuver bebas. Namun bukan berarti seperti ikan yang bisa melesat. Masih banyak keterbatasan yang menurut tim Rinspeed itu adalah tantangan.
Mobil ini juga dikatakan adalah jelmaan dari mobil balap yang dibuat di fasilitas teknik khusus Esoro di Swiss. Pada tahap pertama yang dilakukan adalah membuang mesin pembakaran dan diganti dengan tiga mesin motor listrik. Tiga mesin ini semuanya diletakkan di belakang. Satu buah untuk pendorong ketika di darat dan dua lainnya dipakai untuk bergerak di air.
Mesin juga didukung oleh dua tenaga Seabob jet yang ada di depan. Ini digunakan untuk bernapas kendaraan dengan cara memanfaatkan putaran saat melalui HS Genion (untuk membuka dan menutup fungsi keluar masuknya air). Jet ini dirancang khusus dengan bahan material karbon nano.
Saat mendarat, sQuba bisa menjadi seperti akuarium. Untuk itu disarankan seusai menyelam, pintu kendaraan dibuka agar air di dalam kendaraan keluar. Rinderknecht mengatakan maksud desain sedan ini terbuka karena jika ada keadaan darurat penumpang tidak perlu repot-repot untuk keluar dari mobil. Tapi ini bukan alasan utama, menurutnya dengan kedalaman yang cukup dalam tersebut beban air akan memiliki tekanan yang hebat dan belum bisa ditahan oleh rangka mobil seperti sedan biasa.
Rabu, 04 November 2009
Teknologi Rekaman yang digunakan KPK !

Bingung dengan teknologi penyadapan yang digunakan KPK? Kirain seperti kek di film-film holiwud nempelin benda atau chip kecil kedalam handphone……ai pek, Ieu gening…
Harga nya $420,000.00
Berita mengenai KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) yang telah menggunakan teknologi canggih untuk memperlancar pekerjaan mereka sebagai pemberantas korupsi di Indonesia, telah terbukti dengan adanya alat penyadap yang digunakan untuk menyadap percakapan Artalyta Suryani dengan para pejabat Jaksa Agung Muda (JAM).
KPK telah mengalokasikan dana sebesar 34 miliar dari dana APBN dalam proyek pengadaan KPK melalui Daftar Isian Proyek dan Anggaran (DIPA) 035-2/69-03-0-2005, untuk membeli alat sadap jenis portable A (laptop dan receiver) seharga Rp1,512 miliar, jenis B harganya Rp5,25 miliar, dan jenis C harganya Rp4 miliar. Alat penyadap tersebut dinamakan ATIS Gueher Gmbh buatan Jerman.
ATIS (Audio Telecommunication International Systems), adalah sebuah generasi baru dari Instant Recall Recorders (IRC) dalam teknologi solid-state, yang dapat dikoneksikan ke dalam audio source berupa telepon atau handphone GSM/AMPS/CDMA dan akan merekam atau menyadap seluruh komunikasi suara dengan kapasitas aktif lebih dari 680 menit dan 1000 panggilan yang berbeda. Kompresi algoritma yang ada di dalam ATIS telah memperbesar kapasitas penyimpanan dan kualitas suara yang cukup jernih. Dengan menggunakan koneksi telepon, ATIS dapat mengidentifikasi penelepon, waktu telepon dan nomor penelepon via RS 232 link built-in. Teknik penyadapannya, menurut wakil ketua KPK, Amien Sunaryadi, akan menyadap nomor telepon seluler dan kemudian akan ditampilkan di sistem KPK. Sedangkan pengawasannya akan dilakukan oleh komite pengawas yang terdiri dari non penegak hukum.
Selain penyadap telepon seluler, ATIS Gueher Gmbh, KPK juga telah membeli peralatan firing buatan AS dan peralatan macro sistem bikinan Polandia. Untuk total harga pembelian semua alat sadap tersebut seharga Rp28,07 miliar. Selain itu, KPK juga membeli satu unit LID Monitoring Centre (LID MC) seharga Rp17,31 miliar. Langkah yang diambil KPK untuk membeli alat penyadap ATIS dinilai Bappenas telah sesuai dengan ketentuan yang ada dan pihak KPK lebih memilih tidak memberikan komentar apapun kepada pers.
Sementara itu, pengamat telematika, Roy Suryo, menganggap pembelian alat penyadap ATIS tersebut terlalu mahal, karena sebenarnya harga di pasaran sekitar 8 miliar hingga 12 miliar per unit. Roy mengungkapkan tidak tahu berapa unit alat penyadap yang telah dimiliki KPK hingga sekarang, namun Roy mengemukakan pendapatnya, jika dengan harga 34 miliar hanya membeli satu unit, berarti harga alat sadap tersebut terlalu mahal.
Konon, alat sadap KPK itu bernama ATIS Gueher Gmbh, buatan Jerman. Selain penyadap telepon seluler ATIS Gueher Gmbh itu, KPK juga membeli peralatan firing buatan AS dan macro system bikinan Polandia. Total biaya pembelian semua alat tersebut Rp 28,07 miliar.

